Tahun 2018, kurang lebih sekitar 2 tahun yang lalu saya masuk ke dalam dunia ini. Hanya berbekal dari melihat sekilas cuplikan dari IDX Channel, mengenai bagaimana orang kaya makin kaya, dan bagaimana they keep on the top level. Berbekal secuplik kisah dari IDX channel tentang berbisnis saham, saya memberanikan diri untuk berangkat ke Jakarta, mencoba mendaftar ke kantor sekuritas, karena saat itu berbekal minimnya informasi dan untuk meminimalisir resiko, saya hanya mengerucutkan mendaftar ke sekuritas yang dimiliki oleh BUMN, akhirnya saya pergi ke Mandiri Sekuritas di Jakarta pusat yang kantornya cukup megah. Setelah saya di arahkan oleh satpam ke pendaftaran, saya mendapati bahwa kantor sekuritas tersebut hanya menempel pada kantor pusat Bank Mandiri, dengan ruangan sebesar ruko untuk menghandle pendaftaran client. Setelah chit chat dengan sales dan mengisi formulir pendaftaran yang bejibun, saya di informasikan bahwa akun akan jadi kurang lebih sekitar 2 minggu setelah pendaftaran.
Belum sampai 2 minggu, sebuah email sudah mendarat ke inbox yang berasal dari ManSek a.k. Mandiri Sekuritas. Dengan mensyaratkan deposit kurang lebih sekitar 5 jt, saya coba deposit, karena dahulu masih takut banget dengan yang namanya investasi, jadi selang 1 hari, uang 5 jt yang sudah saya deposit untuk aktivasi akun, saya WD kembali, untuk memastikan bahwa in-out uang tidak bermasalah, hhaha 😁. Paman saya, Warren Buffet, pernah berkata bahwa "Risiko datang karena Anda tidak mengetahui apa yang anda lakukan", thats exactly right, namun seiring berjalannya waktu, dan melahap artikel apapun terkait investasi di internet serta buku-buku investasi, ketakutan tersebut cenderung memudar, dan berubah menjadi kewaspadaan, terhadap bagaimana resiko yang akan timbul pada perdagangan efek/saham.
Saya percaya salah satu falsafah hidup, dalam beberapa hal, kita tidak bisa selalu perfeksionis dalam mengawali segala sesuatunya, although fail to plan is plan to fail, but saya lebih memilih "Mulai dulu, baru sempurnakan", karena untuk belajar hal yang benar-benar baru, semakin banyak kita berpikir daripada bertindak, maka kita hanya akan bertidak di dalam pikiran. Maka akan lebih baik kita memulai, memupuknya secara perlahan, terus belajar, hingga kesempurnaan akan datang. Pepatah jerman berkata, "Jangan pernah menyesali bunga mawar memiliki tangkai duri, namun berbanggalah bahwa setangkai duri memiliki sekuntum bunga mawar".